Uncategorized

SAYA, PATAH HATI DAN CEMBURU

Sore tadi saya telpon
sahabat saya. Kami ngbrol berjam-jam menggunakan fasilitas telpon gratis
dari hp saya. Entah kenapa saya selalu nyaman menelpon sahabat saya
yang satu itu. Satu yang aku suka……dia selalu menyetujui apapun yang
saya lakukan walaupun yang saya lakukan itu salah.

“Aku jatuh cinta Den”

Dia tertawa ngakak, “ Halahh….kebiasaan. Dasar pengobral kata-kata cinta”

“ Aku juga cemburu”

Ada suara teriakan kaget di seberang sana. “Apakah dunia akan kiamat Raa denger kamu cemburu?. Nggak mungkin”

Kalau seandainya dia saat ini ada di depan saya mungkin sudah saya lempar dengan helm saya.


“Aku serius Deniiiii”

Dan dari seberang sana rentetan kalimat tanpa titik dan koma langsung meluncur mulus ditelinga saya.

“Hampir
10 tahun lebih aku mengenal kamu Nggak ada namanya kamu serius jatuh cinta.
Nggak ada namanya kamu cemburu. Apalagi Patah hati. Walaupun katanya
pacaran,  kamu cuma buat mainan kan? Cuma status kan? Bosen kamu tinggal. Kalo kamu di
tinggal pun kamu dengan entengnya bilang gampang cari gantinya. Cemburu?
Kamu bilang rugi hari gini cemburu sama laki-laki. Halaaahhh….gayamu
Raa. Sueeerr…..baru denger ini kamu bilang patah hati, cemburu. Terus
selama ini kemana aja Ndukkkkkk”

Dan kami berdua
terbahak-bahak bersama. Dan obrolan kami terus berlanjut tanpa perlu
saya tuliskan disini. Sssstt…..rahasia ya Den……

Setelah
menutup telpon, saya diam sesaat. Saya butuh waktu sendiri. Benar-benar
sendiri. Menjauh dari studio. Menuju satu tempat yang hanya kamu yang
tahu. Ya…hanya kamu yang tahu. Saya berpikir berapa kali saya jatuh
cinta? Satu dua atau berkali-kali? Tidak terhitung. Tapi patah hati?
Tentu saja pernah walaupun tidak sebanyak berapa kali saya jatuh cinta.
Cemburu? Lebih sedikit dari patah hati. Nah….apakah saya mengalami
kelainan?

Tidak juga. Manusiawi sebagai perempuan saya
gampang jatuh cinta. Sama buku, sama baju sama pernah pernik yang lucu. Lalu dengan laki-laki? Saya
hanya bisa jatuh cinta pada laki-laki yang jauh “di atas saya”. Bukan
secara materi. Tapi pemikiran, cara pandang, secara keimanan. Ya….saya
selalu jatuh cinta pada lelaki yang memiliki  apa yang tidak saya saya
miliki. Saya pernah dekat dengan seorang pengamen hanya karena ia
memiliki perjalanan hidup yang luat biasa, dan kebiasaan dia datang ke
makam ibunya setiap kamis sore walaupun tangan dan badannya full tato.
Untuk yang lain? Tidak perlu saya jelaskan secara detail. Saya takut
mereka membaca catatan saya langsung ke GR an. Halaaahh….

Lalu
untuk patah hati? Benar kata sahabat saya. Bertahun-tahun bersahabat
dia tidak pernah menemukan saya patah hati. Walaupun pernah itu tidak
akan berlarut-larut. 3 hari paling lama. “Kok nggk nangis Raa”. Saat dia
bertanya. “Rugi air mataku untuk laki-laki”. “Eh….dia jalan sama cewek
lain Raa”. Saya akan datangi perempuan itu dan mengatakan, “Saya titip
laki-laki saya. Kalau dia sudah bosan sama kamu atau kamu bosan sama dia
kembalikan ke saya. Dia akan saya lelang di lapangan”. Lalu saya akan
pergi meninggalkan mereka berdua yang mengkhianati saya sambil tertawa.
 Tidak ada kamus patah hati dalam hidup saya. Walaupun saya tidak
munafik saya pernah mengalaminya. Ya…patah hati karena kesalahan saya
sendiri.  Mengkhianati dia dan merasa diri saya yang paling hebat. Lalu
dia pergi meninggalkan saya dengan perempuan yang saya rasa jauh di
bawah saya. Saya pikir waktu itu bukan patah hati tapi , tapi saya
terpuruk karena saya measa bersalah. Beda kan dengan patah hati?

Lalu
cemburu? Hhmmm……..sulit mendefinisikan arti cemburu dalam kamus saya.
Saya bisa kuat bertahun tahun menyimpan perasaan kagum cinta saya
kepada seseorang tapi cemburu? Saya tidak bisa menyimpanya satu atau dua
menit. Apakah ini juga di alami oleh perempuan lain? Saya bisa
maki-maki dengan perempuan yang saya cemburui (tentu saja jika saya
menemukan bukti yang jelas). Setelah puas maki-maki saya serahkan saja
laki-laki saya kepada dia. Gampang kan?

Dan benar kata
sahabat saya. Bahwa kali ini saya benar-benar mengalami patah hati yang
sebenar-benarnya. Saat kamu tidak memberikan kabar kepadaku, membuat
perasaanku sakt. Berpikir salah-salah. Sentimentil. Atau bahkan menangis
diam-diam. Kesalahan fatal yang pernah aku lakukan dalam kehidupan
saya. Menangisi makhluk yang bernama laki-laki!!!!!!!

Lalu
cemburu? Ya….saya cemburu malam itu. Bagaimana apakah kau tau perasaan
saya? Hanya saja saya tidak bisa mengeluarkan uneg-uneg tentang
kecemburuan saya. Dan saya yakin kamu juga tau bagaimana perasaan saya
malam itu. Apalagi saat kamu mengatan , “kewajiban saya…….”.
Hugghh…..menusuk hati. Salahkan jika saya mengatakan bahwa feeling saya
mengatakan ada yang lain di antara kami?”Lalu kamu ngapain kesana? Nemui
siapa? Tuh kan….kok tau semua tenatang dia? Kapan terakhir ketemu? kamu kan ada di dekat tempat tinggal dia” Dan
kamu mengatakan, “Di iyakan aja….doa lohhhh”. Lalu saya akan mencucutkan
bibir saya tanpa berani lagi berbicara. Cemburu diam-diam dan saya
tidak suka!!!!!

Ada yang bilang cemburu tanda cinta. Dan apakah saya benar-benar jatuh cinta sama kamu.

Sahabat saya mengatakan, “Betapa hebatnya laki-laki itu” Dan saya mengatakan , “Sangat Hebat”.

“Ya jelas hebat la Raa….bisa membuat kamu gila kayak gini. Ira yang benar-benar beda”

Husshhh……..
Saya ingat ada tulisan yang mengatakn cemburu itu tanda cinta. Tapi yang membuat saya berpikir adalah
Cemburu adalah tanda bahwa cinta itu harus memiliki

Sudahlah……tulisan
ini semakin lama semakin ngaco. Dan saya tidak tau apakah yang
dipikirkan orang lain jika membaca tulisan saya ini? Hei Raa…..tumben
dirimu peduli dengan pembaca tulisan kamu yang tidak seberapa ini.

Yang terpenting adalah saya telah membuang “sampah” dalam hati saya lewat catatan-catatan saya.

Jika
ada yang menanyakan apakah ceritamu ini beneran Raa. Saya tidak akan
menjawabnya. Karena kehidupan saya sudah abu-abu seperti catatan saya
yang tidak seberapa ini.

Sayang…….tentu kau tau kan jika
saya sedang patah hati jika kamu tak mengabari saya? Tau kah kamu jika
saya cemburu pada perempuan-perempuan yang ada di dekat kamu? Mereka
yang selalu menanyakan kamu. Dan saya hanya bisa diam tanpa bisa
memaki-maki dia.

Hahahahahaha…….catatan saya ini pasti
akan menimbulkan banyak pertanyaan. Dan saya yakin setelah saya upload
tulisan ini saya akan siap menerima sms dan inbox di fb saya untuk
mempertanyakan catatan saya ini. Dan sebelum saya menerima sms dan inbox
fb saya akan menjawabnya, “Kalian kayak nggak kenal Aku saja……”

Finish…

.

Sayang….mau aku buatkan secangkir Teh panas? lalu kau menyuapkan nasi di mulutku.
“Makan….biar nggk sakit”

Kita adalah sepasang bayangan sayang……….

Tagged

2 thoughts on “SAYA, PATAH HATI DAN CEMBURU

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *