Uncategorized

RUANG PUTIH

Ruang
putih ini terlalu putih
Saat aku benar-benar telanjang di hadapan Tuhan
Lampu putih ini terlalu menyakitkan ku
Ilalang kecilku bertahan sayang……..
Dibawah lampu putih itu air mataku menetes
Bibirku bergetar dan tanganku ingin mengelusmu agar kau bisa bertahan
Tapi tanganku menjadi patung dan tak mampu untuk menggapaimu
Dan aku melihat wajah ibu ku melintas di bawah lampu putih itu
“Kontraksi…..colapse”
Wajahku menegang saat melihat wajah ibuku yang menegang juga
Apakah ini di surga? Bukankah ibuku di surga?kenapa dia ada di disini
Air mataku semakin deras
Badanku mengejang Suara-suara bising menyatu dengan teriakanku yang tak keluar
“Bertahan anakku”
Flasssssshhhhhhhhh……………….!aku takut! Aku butuh kamu my dear!!!!
Mataku
kembali terbuka dan melihat tangisan-tangisan di sekitarku
Aku sadar bahwa separuh jiwaku telah pergi!
Aku bertanya, “sayang…!bagaimana aku bisa bertahan tanpamu”
Ruang putih membunuh mimpiku
Tagged

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *