Uncategorized

PESAN TANPA HURUF “M”

Saya
pernah melihat film Novel tanpa huruf R. Sampai sekarang saya juga menyimpang
film itu dalam dokumen laptopku. Saya sedikit lupa bagaimana alurnya, tapi ini
tentang perjalanan hidup seorang wartawan, penulis yang bernama Drum yang
mempunyai perjalan hidup yang berliku dan membuat ia sedikit psikopat.
 Dia mencintai seorang wanita, hingga singkat cerita ia memotong telunjuk
tangannya sebagai bukti bahwa ia sangat mencintai wanita itu. Dan ia mengirim
potongan telunjuk itu beserta novel yang berjudul “Novel Tanpa Huruf
R” ke wanita yang ia cintai. Saya sempat berpikir….kenapa tanpa huruf R?
dan saya menyadarinya bahwa telunjuk dalam penulisan menggunakan keybord
digunakan untuk menekan huruf R. Hingga dalam novel itu tidak akan ditemukan
huruf R. Karena Drum tidak memiliki telunjuk. Cinta memang terkadang membuat
orang tidak waras!!!

 

Dan
ini berbeda. Hidup saya bener-bener aneh tanpa huruf M. eits….bukan berarti
jari tangan saya potong untuk membuktikan cinta saya. Tapi karena hurf  M
dalam Blackberry saya tidak bisa digunakan. Dan sialnya lagi pasword 1 menit
untuk mengunci Blackberry saya banyak mengandung unsur M. Alhasil dengan
kenekatan dan ke sok tahuan saya, blackberry saya terformat dengan sukses. Dan
parahnya lagi. Semua data saya yang tersimpan dalam blackberry saya, mulai dari
pin BB, nomer hp, bahkan harta saya yang paling berharga yaitu catatan-catatan
saya yang saya tulis dan belum saya pindah ke FB atau ke blog hilang tak
berbekas. Membuat saya marah-marah tidak jelas. Kenapa harus terformat……!
Sedangkan
saya harus segera mengirim pesan ke beberapa orang sekaligus. Nomer bisa saya
lihat dari daftar penyiar. Tapi masalah baru muncul. Ternyata saya tidak
menggunakan huruf M saya termasuk tanda titik. Mampussss……..akhirnya saya
mengolak alik kalimat pesan yang harus saya kirim yang tidak menggunakan huruf
M. Fuicchh…kosa kata bahasa indonesia saya benar-benar diuji.
Masalah
selanjutnya muncul. Bahwa email saya juga mengandung huruf M dan juga . (tanda
itik) Dan saya tidak bisa mengakses email saya 24 jam. Hadooeehhhh………termasuk
FB saya. 
Baru 2
hari satu malam saya benar-benar kesulitan karena kehilangan huruf M dalam
kehidupan saya. Akhirnya saya berpikir huruf alphabet sebanyak 26 huruf, dan
saya baru kehilangan satu huruf saja sudah membuat saya kelimpungan. Lalu
bagaimana saya harus kehilangan kamu……..yang cuma satu dan itupun limited
edition? hahhahahahahha……(my dear..kamu pasti tersenyum sendiri)
Tapi
ada untungnya juga. 2 hari ini saya tidak menjadi orang yang autis yang sibuk
dengan blackberry saya. Malah saya meletakkan manis di meja tanpa saya
utak-atik. Bahkan baru menyadari beberapa sms masuk dan saya tidak tahu dari
siapa karena seluruh nomer terhapus. Padahal biasanya balckberry saya tidak
pernah lepas dari telapak tangan saya. Begitu pentingkah peran smartphone dalam
kehidupan saya? saya jawab iya!karena saya bisa akses informasi selama 24 jam
dan membuka pesan selama 24 jam. Iya saya bilang 24 jam. Karena malam pun
terkadang saya masih “bekerja” dengan blackberry saya. Terkadan bener
juga blackberry saya “tewas”. Bayangkan dia saya paksa kerja 24 jam
tanpa berhenti selama 1 tahun lebih. ckckckckckc……ini sudah pelanggaran hak
asasi blackberry.
Kembali
hidup tanpa huruf M. Apakah saya akan membetulkan blackberry saya dan beberapa
hp lain yang mangkrak di laci meja saya? atau kah saya beralih ke hp
konvensional kembali? atau  malah mengganti dengan piranti lain yang bisa
lebih bermanfaat? mengingat laptop saya juga sudah dalam berantakan tanpa
“baju” dan tanpa tombol on dan off? dan setiap menghidupkannya harus
menggunakan lidi? 
#lihat
kondisi keuangan Raa#
Aaahh….dulu
saya juga tidak menggunakan blackberry. Dulu saya juga tidak mempunyai HP. Toh
saya masih bisa hidup…..saat kamu ada di Guntung….atau di ujung pantai tanpa
sinyal kamu juga enjoy saja kan? 
Tapi
masalahnya adalah catatan-catatan saya! yang jumlahnya ratusan…….*nepuk
jidat*
tapi
bukankah masih bisa diselamatkan, yaitu foto-foto dan suara rekaman itu?
tuing—tuing….positive thingking saja sama Tuhan.
Dan
saya akhiri catatan saya dengan permohonan maaf jika ternyata jika saya tidak
bisa membuka email dan membalas secepatnya. Atau pun ada yang menerima pesan
dari nomer saya dan kebingungan dengan bahasa saya yang sedikit berbeda. Karena
saya berpikir keras memilih kosa kata tanpa huruf M saat mengirim pesan itu!
Ternyata
hidup tanpa huruf M membuat saya pusing dan juga kreatif. Lalu bagaimana saya
kehilangan kamu? apakah saya akan kreatif juga? tidak..tidak….My
dear….hhmmm beruntung namamu tidak mengandung huruf M. #nggak ada hubungannya
Raa#
“Jangan
dilempar Raa….buat aku saja”, godamu senja itu saat saya mengadu perihal
kehilangan hurif M dalm hidup saya
 
Aku
merengut…..huhh……..gantian. Saya pake HP kamu! gimana? 
 Itu
blackberry yang membuat saya kehilangan huruf M dalam kehidupan 
 saya!
Tagged

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *