Catatan

Pasar Malam

Jika kamu temukan cekungan tanah menampung bekas air hujan. Semacam itulah perasaanku. Tidak mengalir kemana mana. Terpercik karena tekanan atau menguap begitu saja menjadi bagian dari angin. Terabaikan.
Kita adalah dua jiwa yang sama sama luka. Tidak perlu dibandingkan siapa yang paling sakit. Aku atau kamu. Kita sama sama memilih menyakiti dan disakiti sejak pertama kita bertemu. Tanpa perlu kita bicara.
Aku bilang rindu dan kamu katakan harus bertemu. Kau suruh aku cepat pulang dan aku pun melakukan perjalanan pulang.
Semacam cekungan air hujan di tanah. Semacam sewarna coklat ataupun es kopi susu. Keruh. Pahit. Menggoda. Lalu entahlah…..
Apalagi yang di cari selain bahagia. Bahkan perjalanan pun butuh jeda. Untuk menunggu kereta tiba dan memamah pelan pelan dua potong roti coklat yang manis. Manis dengan harapan lupa dengan rasa pahit.
Tiba tiba menjadi perjalanan panjang dan entah besok dimana lagi.
– Detak jantung kamu membuat saya tenang….. dan selalu menyuruh saya untuk segera pulang –
Banyuwangi 24 Mei 2017
Foto Iraa Rachmawati.
Tagged

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *