Uncategorized

PAK YADI, APEL DAN BANYUWANGI


Kemarin
saya ke rumah pelukis S.Yadi.K. Saya memanggilnya pak Yadi. Ada sebuah
ruangan yang semuanya berisi lukisan perempuan setengah telanjang. Saya
tidak mempermasalahkan itu. Tapi ada sebuah keunikan, pertama adalah
bentuk perut perempuan yang selalu gendut di bagian perut bawah dan
sebuah apel. Iyaa saya melihatnya memang bentuknya seperti apel,
warnanya juga. Di satu lukisan apel itu dipegang
oleh tangan kanan perempuan yang terkulai. Ada lagi apel yang utuh di
bagian bawah perempuan yang duduk setengah telanjang. Intinya adalah
selalu ada apel dalam lukisan perempuan setengah telanjang pak Yadi.

Saat saya menanyakan hal itu, pak Yadi hanya tertawa saja. Sahabat saya
Pak Cik malah dengan cepatnya bilang dan menjelaskan bahwa di semua
lukisan pak Yadi iRaa akan menemukan banyak apel di dalamnya. Seperti
biasa saya hanya memicingkan kepala dan menggoyang-goyangkan kepala saya
yang loadingnya lambat luar biasa.

Kenapa harus Apel? “Itu
simbol. Masak gitu aja kamu nggk tau Raa”, katanya sambil menyeruput
kopi. Ini adalah jeda saya mendinginkan isi otak saya.

Dalam
mitologi Nordik,yang digambarkan dalam prosa Snorra Edda abad ke 13,
seorang Dewi atau perempuan dianggap sebagai penyedia apel yang akan
memberikan kemudaan abadi.Apel juga terdapat pada cerita Dewi Friff yang
mengirim apel ke Raja Rerir yang berdoa memohon seorang anak. Setelah
memakan apel, permaisuri Rerir hamil selama 6 tahun dan melahirkan
seorang anak.


Di Yunani kuno, apel adalah buah suci dewi
Aphrodite, maka tindakan melempar apel ke arah seseorang adalah simbol
pernyataan cinta kepadanya; begitu juga, orang menyambut apel merupakan
lambang penerimaan cinta.

Meskipun tidak teridentifikasikan,
sebagian masyarakat percaya jika buag apel yang digunakan Hawa untuk
membujuk Adam sehingga mereka di turunkan ke bumi. Cerita ini banyak
dipengaruhi oleh kisah apel dari Kebun Hesperides. Apel menjadi lambang
pengetahuan, hidup abadi, godaan, kejatuhan manusia karena dosa dan
dosa itu sendiri, Dalam bahasa Latin, kata apel dan kejahatan adalah
serupa dalam bentuk tunggal dan identik dalam bentuk jamak.

Logo Apple adalah buah apel yang tergigit. Alan Turning? bapak komputer
yang bunuh diri dengan memakan apel yang mengandung sianida. Issac
Newton penemu teori grativasi yang konon ditemukan setelah Newton
melihat apel jatuh dari pohonnya.

Kembali ke lukisan perempuan
memegang apel. Saya hanya berpikir bahwa perempuan dan apel lambang
sebuah kesuburan. Lambang sebuah kehidupan. Lambang ilmu pegetahuan.

Saya menekur diam. Lalu perempuan macam apa saya. Saya bagian dari Hawa
yang memberikan apel pada Adam dan membuat mereka di turunkan ke bumi.
Dosa…. tidak pantas di surga.


Raa… itu takdir yang sudah di tuliskan Tuhan.

ini masih sebuah perbincangan tentang apel. Merah bersemu hijau atau
hijau yang bersemu merah? daging apel yang menghitam jika terkontak
dengan udara terbuka?

“Lihatlah ke belakang. Di saat keputusan awal diambil. Kita terjebak dalam cabang-cabang dari pokok masalahan sebenarnya”

Saya hanya ingin bertanya? apa kamu peduli? apa kamu mengerti apa yang
saya rasakan? apa kamu ada dalam semua kesakitan yang membuat saya tidak
tidur bermalam-malam.

Realistis. Kamu tidak ada. Dan saya selalu berusaha memahami tentang ketidakadaan kamu dengan satu kata DIAM.

Walau saya masih punya rasa yang menjadi alasan saya bertahan. Cinta…

Tagged

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *