Catatan

Nama saya Iraa. Panggil saya Raa yang artinya matahari.

Kelak saya ingin menjadi semacam matahari. Dia sendiri. Konsisten dalam pilihan nya untuk terus bersinar dan berbagi. Tidak tenggelam tapi ia sedang terbit di wilayah sudut bumi lainnya.

Ketika saya harus berhenti berteori tentang Helena Cixous, Virgina Wolf, Betty Freuden, Shulmat Firestine atau Kate Mullet.

Berhenti mencampur adukkan logika psikoanalisis, post modern atau marxisme radikal. Atau berhenti berbicara tentang Sigmund Freud seorang filsuf yang terlalu cabul karena memandang permasalahan selalu dari sudut pandang kelamin.

Iya saya yang tidak ingin terjebak pada aksi palsu

“Hidup kadang perlu tindakan absurd. Kita sering tidak tahu siapa yang memanfaatkan dan siapa yg dimanfaatkan”

Maka mungkin nanti saya bukan lagi Raa. Namun berganti menjadi “Belladona”. Tanaman cantik tapi paling beracun di dunia karena mengandung alkaloid tropane.

“Hanya butuh sehelai daun untuk membunuh seorang pria,” kataku.

Atau mungkin berganti nama menjadi Amanita Muscara. Sejenis jamur beracun dengan efek yang sama. Menyebabkan gangguan pada system syaraf, denyut jantung, halusinasi bahkan koma.

Panggil nama saya Raa. Mungkin nanti saya akan benar benar menyepi sendiri berganti nama untuk memaafkan masa lalu.

Selamat hari Rabu Biarkan saya menjadi sesuatu yang absurd atau menikmati masa hiatus

 

Selamat Hari Kartini.

Tagged

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *