Uncategorized

“MUHARAM” 2013

“Ini hari apa ya?,” kata saya sambil tetap menatap layar laptop.
“Hari senin Raa. Kebacut lali sama tanggal,” kata kawan saya. Tetap
mata saya di depan laptop, “Aku lupa hari tapi nggak lupa tanggal”.

Saya merenggangkan lengan. Kaku semua. Telpon masuk. “Mbakk dimana?”.
“Masih di genteng dek. Mungkin besok malam baru di Banyuwangi. Kenapa?”
“Yaaa… aku lagi di Banyuwangi. Aku pikir mbak iraa libur. Aku jadi main ke sukowidi”
“Emang kamu nggak kuliah dek?”
“Mbak Iraa udah tua banget yak? besok tanggal merah mbak,” teriak suara di seberang sana.

Saya tertegun sambil diam. Sudah sedemikian “eror” kah hidup saya?

Besok tanggal merah. besok hari selasa. Besok tanggal 1 Muharam. Besok tahun baru.
Saya baru sadar dan ingat malam ini. Duh Gusti….. maafkan saya.

Baiklah saya berdoa panjang malam ini. Di sebuah tempat yang asing.
Mungkin bukan tempat yang tepat untuk berdoa pada malam Muharam seperti
malam ini. Tiba-tiba saja ada yang kosong dalam jiwa saya. Semacam
pesawat terbang yang masuk dalam sebuah “ruang hampa”

Iyaa
benar. Ruang hampa. Sebuah ruang yang membuat saya berdoa panjang saat
dalam pesawat yang bergoncang sangat keras. Ruang hampa yang membuat
saya mual di dalam pesawat.

Kau percaya jika ruang hampa yang
membuat kita berdoa panjang hanya ada di ruang angkasa? sedangkan di
Bumi atau planet-planet lain tidak mungkin ada ruang hampa udara.


Kamu ingat? Pesawat Garuda Indonesia ketika bertolak ke Jepang. Di atas
ketinggian 41.000 kaki menuju Jepang sempat terjadi guncangan pesawat
karena melewati ruang hampa udara. Dalam peristiwa itu beberapa
penumpang pesawat mengalami luka-luka ringan. Dikatakan pula, sang pilot
sudah mencoba untuk menghindar, namun tetap masuk ke ruang hampa itu
karena sulit (mungkin juga tidak) terdeteksi radar. Apakah benar ruang
hampa udata tidak bisa dideteksi oleh radar?

Baiklah saya akan belajar.

Udara di atmosfer kita terdiri atas campuran berbagai gas yang jaraknya
saling berjauhan. Ruangan di antara gas-gas ini dapat diisi uap air.
Ketika uap air ini mengembun, maka ruangan yang diisi uap air akan
menjadi hampa. Ruang hampa ini tidak bisa terdeteksi radar karena tidak
ada partikel yang dapat memantulkan gelombang yang dipancarkan radar
itu. Inilah yang menyebabkan pesawat celaka.

Ruang hampa bisa
terjadi di darat bahkan kita bisa membuat ruang hampa, yaitu dengan cara
mengisap udara suatu ruang menggunakan pompa isap. Walaupun begitu,
kita tidak bisa membuat ruang yang benar-benar hampa udara. Ruang hampa
yang paling hampa yang berhasil dibuat manusia saat ini masih mengandung
sekitar 10 juta partikel udara setiap liternya.

Lalu apa hubungan dengan malam ini?

Semacam saya masih berada di dalam ruang hampa udara. Kosong dan berdoa panjang.

Menggelar sajadah di sebuah mushola di sudut hotel. Menenggelamkan
banyak pinta yang seharusnya tidak pantas saya minta kepada Tuhan.
Baiklah. Saya tahu Tuhan itu Maha Keren dan Maha Mendengar. Bahkan
ketika saya tidak mengucapkan doa dalam bahasa verbal.

Baiklah
Tuhan. Terimakasih atas semua catatan yang telah Engkau berikan kepada
saya. Karena Engkau memberikan yang saya butuhkan. Bukan yang saya
inginkan walaupun terkadang saya sering saja protes.

Untuk
tahun depan? saya kembali pasrahkan kepada Tuhan. Saya hanya ingin
bergerak saja untuk bertahan. Dan nanti jika saya pergi saya ingin orang
mengenal saya sebagai Iraa.

Malam ini. Saya menyelesaikan doa
panjang saya pada Ibu, Bapak, Emak dan Aulia. Mereka ada di surga.
Boleh jika saya katakan saya rindu sangat pada kalian. Sebuah rindu
konyol yang saya tahu tidak akan mungkin ada ujungnya. Sebuah rindu yang
membuat saya tiba-tiba menjadi perempuan bodoh yang menangis
terisak-isak. Sebuah rindu yang membuat saya semacam dalam sebuah ruang
hampa.

Biarkan semalam ini saja saya tidak berdongeng tentang
istana laut dan Neptunus. Ketika jarak saya begitu jauh dengan laut dan
juga dengan kamu. Dan besok rute yang harus saya lewati pun berjarak
dengan selat Bali. Menuju ke gunung Ijen.

Istirahatlah Raa. Kamu lelah. Batin kamu juga lelah.

Bergerak sajalah. Ikuti skenario Tuhan. Ketika kamu harus terus
bergerak. Semacam naik sepeda. Jika kita berhenti bergerak maka kita
akan roboh dan tidak bisa melaju cepat menjadi pembalap seperti Jason
Christie, pembalap tercepat asal Selandia Baru yang mendapatkan “Yellow
Jersey”. Tim sepeda dari Singapura yang membuat saya jatuh cinta
mendadak.

Sebentar…… satu lagi. Lelaki Hujan-ku. Saya
selipkan nama kamu dalam doa panjang saya malam ini.
Sungguh……..Semoga Tuhan jaga kamu.

: Duh… jerawat yang muncul di bagian atas bibir saya sakit sekali.

Selamat Tahun Baru Hijriah………. Indonesia

Tagged

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *