Uncategorized

LET’S GONE BE BY GONE

Let’s gone be by gone. Jangan biarkan masa lalu mengurungmu dari upaya produktif mengejar kebaikan di masa kini dan masa depan.

Jangan biarkan masa lalu membuatmu kehilangan syukur atas begitu banyak nikmat yang telah Allah curahkan saat ini.

 ” Belajar memaafkan Raa…. berdamai dengan kenyataaan. Hanya itu yang kamu butuhkan”
Perempuan
berjilbab hitam itu menyentuh bahuku. Saya menundukkan kepala saya
semakin dalam. Perasaan saya terlalu sensitif jika berbicara dari hati
ke hati.
Dalam hati saya ingin berontak menceritakan semuanya.
Tapi saya tidak bisa…….. “biarlah pecah di perut jangan pecah di
mulut”. Ada rasa sakit di dalam batin saya.
Saya
menyimpannya rapat-rapat. Tuhan sudah menunjukkan jalan tapi tetap saja
dia mengelak. Firasat saya terjawab. Saya bukan perempuan bodoh yang
gampang di bodohi oleh perasaan saya.
Saya berdiri di
sebuah simpang. Dan sepertinya kaki saya sudah tidak bisa di sangga
dengan tulang-tulang saya yang merapuh. Saya mengalami kegagalan untuk
kesekian kali.
Perempuan di samping saya terus
memberondong saya dengan energi positif yang membuat saya semakin
bangkit. Saya tersenyum dan menghapus air mata saya. Perempuan itu
memeluk saya dan mengatakan, “Saya tahu perasaan kamu Raa”. Dan saya
sekarang merasakan apa yang kakak rasakan dulu. Karma! saya menekan hati
saya!!!!!

Saya turun dan menembus malam. Saya pikir di
usia saya seperti ini saya tidak pernah bisa merasakan patah hati dan
sakit hati. Saya menepi dan terduduk di pinggir jalan.
Saya
pernah sangat memujamu. Menghujami kamu dengan ratusan puisi. Ribuan
ciuman dan pelukan . Melayani kamu menjadikan kamu lelaki yang terbaik
dan paling utama dalam hati saya.Menyiapkan apapun kebutuhan kamu.
Sebuah penyesalan ? saya ingin mengiyakan…. tapi ?…. saya belajar
ikhlas. Saya percaya dengan karma dan saya merasakannya. Saya tersenyum
dan melihat purnama yang sempurna. Aaahhh saya pernah mengatakan , “Kamu
adalah purnama ku Yah……”
Saya memeluk lutut saya dan
merogoh kantung untuk mengambil HP saya…. foto-foto obrolan itu masih
tersimpan. Saya terdiam. Scroll…. delete… saya menekannya! Biar ini
menjadi rahasia!
Dan besok saya akan melanjutkan
perjalanan saya… untuk belajar untuk mensyukuri bahwa Tuhan memberikan
banyak kebahagian untuk saya dari pada menyesali bahwa saya telah
mengabdikan hidup saya untuk laki-laki yan sangat saya cintai…..
apakah kamu menyesal? tidak…. saya hanya menyesal mengapa saya percaya bahwa ia juga mencintai saya!
Dan saya menyimpan rasa cinta ini secara diam-diam dan masih berharap dia kembali ke saya. Ilalang ku…….
LET’S GONE BE BY GONE……..
Tagged

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *