Catatan

Lebaran bersama (baju) ibu

Gandari ibu para Kurawa.

Saya pikir setiap perempuan selalu ingin melahirkan anak-anak yang baik, termasuk juga Gandari. Dia berdoa akan kehamilannya selama dua tahun, yang kemudian hanya terlahir segumpalan darah. Destarastra, suaminya yang buta kecewa, bercampur merasa bersalah memukul segumpalan darah dengan kesaktian aji Lebursaketi yang membuat membuat gumpaln darah besar menjadi serpihan-serpihan kecil dan dibiarkan menjadi busuk di kamar Gandari. Kelak 7 hari kemudian serpihan gumpalan darah membusuk menjadi 100 bayi Kurawa.

Ibu Gandari selalu memberi bekal dan uang yang cukup untuk Kurawa walaupun akhirnya habis untuk judi. Belum lagi Ibu Gandari yang mempunyai adik bernama Sengkuni, yang kelak di kenal sebagai tokoh penghasut hebat yang selalu membisikkan kekuasan Hastinapura adalah hak Kurawa.

Gandari adalah putri yang cantik dan mendengar kabar raja tampan dari negeri Hastina mencari permaisuri dan ia telah jatuh cinta pada Pandu. Akan tetapi Bisma beralih pikiran melamar Gandari untuk Destarastra kakak Pandu. Dalam pikiran Gandari tentu Destarastra juga gagah dan tampan seperti Pandu.

Saat mereka berdua ditemukan, Gandari marah luar biasa kepada Bisma. Dalam sebuah cerita, secara tidak sadar Gandari membuat kain dalam genggamannya sobek tidak beraturan. Gandri terlalu malu menolak takdir perjodohannya dengan Destarastra. Dia terlalu malu kembali ke negerinya Plasajenar. Gandari terlalu sombong untuk mau berbagi perasaannya kepada siapapun. Gandari tidak banyak bicara, dan hanya bisa memandang iri pada Kunti yang berhasil dinikahi oleh Pandu.

Gandari adalah perempuan yang kemudian jatuh cinta pada suaminya yang buta. Ia perempuan setia dan membuktikannya dengan bersumpah memakai kain penutup mata yang di ikat melingkar di kepala setiap kali tampil di muka umum

“Saya ingin merasakan apa yang di rasakan kangmas Destarastra”

Walaupun sebagian orang menganggap aksi Gandari sebabagai wujud menutup rasa malunya. Cinta nya pada Destarastra membuat kebenciannya muncul pada Pandu, Kunti ibu para Pandawa dan Bisma.

Kurawa boleh jadi tak lebih dari sekumpulan para penjahat dan orang lancung dalam kisah Mahabharata. Mereka simbol kebatilan yang harus dienyahkan.

Cinta Gandari ajaibnya cinta seorang ibu, dia tidak memilah dan menilai. Cintanya sungguh tanpa syarat. Gandari tahu putranya salah dan ia selalu menguatkan. Ia tahu darah dagingnya punya pilihan hidupnya sendiri, dan Gandari tidak berhenti mencintai anak-anaknya.

Belasan hari Ibu Gandari selalu menangisi anaknya yang mati satu persatu di perang Baratayuda. Ada yang pernah mempertanyakannya? tidak pernah ada yang bisa mengetahui perasaan seorang ibu yang kehilangan anaknya selain ibu itu sendiri. Anak-anaknya mati di hadapannya.

Tinggal Duyudana, anak pertamanya. Sejahat apapun anaknya, ibu mana yang rela anaknya mati? Ia melanggar sumpah membuka tutup matanya, menyuruh anaknya membuka bajunya dan memberikan kekuatan seorang ibu dari kesetiaanya mendampingi suaminya yang buta. Gandari memilih murtad dari sumpahnya. Walaupun ia juga tahu Duryudana juga nanti akan tewas di padang Kurusetra.

Finish~ tentang Gandari yang berjodoh bukan dengan laki-laki pilihnnya namun berdamai dengan kenyataan, ikut menjadi “buta”. Melahirkan anak-anak yang menjadi simbol keburukan, adik Sengkuni sang penghasut, dan kehilangan anak-anaknya di sebuah perang saudara.

Ahhh…. saya bayangkan jika tidak ada cerita tentang Mahabarta apakah hidup ini lebih damai? tidak ada perebutan harta, perang saudara dan hal-hal yang membuat saya muak hanya untuk alasan jabatan?

“Katakan kepada saya, apakah yang paling menyakitkan dari perang, kekalahan? Ataukah kebencian?” (Goenawan Mohammad)

Beruntung di akhir perang Gandari memaafkan para pandawa dan juga anak-anaknya. Gandari tahu ada sesuatu yang tidak bisa dilawan yaitu “TAKDIR”

Lalu bagaimana dengan kamu? seperti Gandari berdamai dengan kenyataan, memaafkan karena TAKDIR. Setiap orang memiliki sisi gelap dan terangnya. Alasan sederhana ia di sebut manusia

————-

Lebaran bersama (baju) ibu

Tagged ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *