Uncategorized

KAWAN AKHIRNYA MILIH JOKOWI #LATEPOST


Saya percaya dengan tangan Tuhan yang bekerja.

Sebetulnya saya telah menulis panjang lebar tentang bagaimana saya
menjadi bagian kecil dari perjalanan Indonesia. Dan akan saya upload
tepat jam 4 nanti siapaun presiden yang akan terpilih.

Tapi
saya langsung men ‘delete’. Saya kecewa, salah satu calon presiden yang
menyatakan mundur dari proses yang saya pikir telah menjadi pembelajaran
politik bagi banyak orang termasuk saya
yang selama ini memilih golput. Sedih, seorang negarawan berbicara
dengan berapi-api, menyalahkan ini, menyalahkan itu dan lain-lain
sebagainya. Mendengarkannya saya seakan melayang tidak menginjak tanah.
Saya tidak percaya hal tersebut akan di ungkapkan oleh seorang yang
mengaku negerawan sejati yang siap menang dan siap kalah. Yang sempat
sujud syukur dan mengklaim kemenangannya sepihak.

Saya masih percaya dengan ikut serta Tuhan di dalam proses pemilihan Presiden.

Mau berbuat curang seperti apapun KPU. Atau mau berapa ribu relawan
Jokowi melakukan kecurangan seperti yang dituduhkan jika Tuhan tidak
berkehendak? Mau berapa ratus orang yang mencoblos menggunakan KTP jika
Tuhan bekerja dengan cara-Nya? Lihat saja di Madura, di beberapa TPS
yang kosong untuk suara Jokowi. Mata orang normal pun tahu apa yang
terjadi.

Lalu apa iya kita akan menggugat Tuhan?

Walaupun sejak awal saya mengatakan #tobatgolput dan #akhirnyamemilihJokowi,
saya selalu berkeyakinan bahwa Tuhan akan memberikan yang terbaik
seorang pemimpin untuk Indonesia. Siapapun itu. Mau Jokowi? Maupun
Prabowo. Apalagi ini bulan Ramadhan. Bulan suci bagi kami yang beragama
Islam.


Saya percaya jika Tuhan ikut bermain dalam Pilpres
Indonesia tahun 2014 ini walaupun terkadang membuat orang memaki-maki di
salah satu televisi.

Apa iya akan memaki keputusan Tuhan? Apa Iya akan menggugat Tuhan?

Maka jika mengembalikan semuanya kepada keputusan Tuhan maka semuanya akan finish.

Karena saya yakin Tuhan juga masih akan melanjutkan level yang lebih
tinggi dalam permainan-Nya. Tuhan memberikan yang kita butuhkan, bukan
yang kita inginkan. Dan mungkin Tuhan tahun Indonesia membutuhkan
manusia “ndeso” seperti Jokowi.

Salam Dua Jari. Salam Kedamaian. Salam Kemenangan.

Finish.

Oh ya catatan ini atas nama saya pribadi bukan atas nama
sahabat-sahabat saya yang ada di foto ini. Kami yang tiba-tiba sama
#tobatgolput dan memberikan hak suara kami untuk Presiden pilihan kami.

*Foto ini diambil di Pelabuhan Tanjungwangi hari ini Selasa 22 Juli
2014 saat liputan mudik gratis ke Pulau Sapeken. Sekian jam sebelum
Presiden Baru Indonesia di umumkan oleh KPU.

Kami yang telah memilih dengan bahagia.

Ahh… Saya percaya dengan Tangan Tuhan yang bekerja.

Tagged

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *