Uncategorized

KAU ADA APABILA AKU ADA

Kamu sempat berkata padaku, “Raa….. aku selalu ada untukmu”. Aku terdiam dan menundukkan kepala sambil memainkan ujung rambut ku. Waktu itu senja…. apakah kau tak tau jika senja itu membawa aroma magis? Aku percaya …… janji yang diucapkan pada senja efeknya akan lebih luar biasa. Jika tidak ditepati maka dia akan mati…….. Aku tidak mau kamu mati karena kamu tidak menepati janji mu pada ku
;”Raa…. kenapa kamu diam”
Aku melihat kamu tunduk di pangkuanku. “Jangan pernah berjanji padaku Tuah…….. nanti kalo kamu tidak menepati dan membuat aku sakit hati, kamu akan mati”
Kepala mu terkulai bahuku, seperti seorang bayi yang nyaman di gendongan, “Aku berjanji Raa…. jangan meninggalkan, untuk menyakitimu saja aku tiak akan pernah lakukan itu”
Aku permainkan anak rambutmu, “Tuah…. kau ada bila aku ada”, lirihku.
“Aku janji Tuah……. aku akan menjadikanmu seorang laksamana”
Itu berapa tahun yang lalu…… aku berharap amnesia. Kamu telah membuat aku sakit, kamu telah melanggar janji yang kamu ucapkam senja itu. Kamu akan mati…….Tuah….. tapi aku tidak mau kamu mati.
Aku menangis bermalam-malam, dan memutuskan menjadi seorang Putri Ledang.
Membuat sebuah keputusan untuk pergi. Sederhana…. aku takut kamu mati karena kamu melanggar sumpah mu padaku.
; Aku tidak kalah dan bodoh Tuah…… kamu boleh berbesar hati bisa mengalahkan saya. Karena ini bukan masalah kalah dan menang Tuah.
Saya pergi…. sederhana karena kau ada apabila aku ada. Jika aku pergi maka kamu tidak akan pernah ada. Sederhanakan Tuah………
Tagged

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *