Uncategorized

Kamu (harus) di sini

Seharusnya pagi ini kamu di sini. Sekedar membuka jendela, menyingkap jendela, mencium keningku dan berkata, ” bangun iRaa…. kamu harus jalan pagi.
Dan saya merengut sambil memeluk leher kamu dan berbisik, “Bisa buatkan adx teh hangat”. Lalu kamu tertawa sambil melesapkan kepalaku ke pelukmu. Kita berpeluk lama. Menjadi dua manusia yang mempunyai cinta.
Lalu saya akan bercerita ttg katak di kamar mandi belakang. Tentang novel yang telah saya baca. Tentang pekerjaan saya. Tentang handphone baru saya. Sedang kamu akan diam menunggu saya yang buatkan kamu secangkir kopi.
Tapi pagi kamu tidak pernah ada. Dan saya selalu bermimpi dan berharap tentang kamu.
Iya….. ada jendela terbuka pagi ini dan mimpi saya dan kamu di dalamnya. Meneruskan membaca novel sambil merebahkan separuh kepala di pangkuan kamu.
Kamu yang saya panggil bintang utara. Miliki kamu utuh, sungguh. Oh…. betapa konyolnya khayalan sepagi ini. Kamu tahu cinta….. saya mulai takut kehilangan kamu

Tagged

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *