Uncategorized

DISANA AKU DIPELUK IBUKU

Entah kenapa tiba-tiba aku rindu rumah itu
Rumah dimana aku mengenal perempuan yang kelak aku panggil Ibu
Perempuan tua yang aku tau dia adalah ibu dari ibu ku

Di sana aku selalu di peluk ibu
Saat aku masih belum bisa memanggilnya ibu
Pagi Siang Sore dan Malam dia selalu memelukku
Menambatkan keliaranku dan keegoanku
Sempat ku jengah….tapi aku tak pernah menolaknya
Karena aku sangat mencintai ibu ku lebih dari aku mencintai nyawaku dan mimpiku


Tiba-tiba aku rindu di peluk Ibu
Satu perempuan yang menjinakkanku seperti matador yang mengendalikan banteng dengan kain merahnya
Atau seorang kusir yang menarik talinya melawan kekuatan kuda liar di pedatinya

Dan tiba-tiba aku ingat dini hari
Saat aku memeluk dia dan menatap matanya untuk terakhir kali
Mengecup keningnya 
Ibu tidak membalas pelukku
Aku berontak dan aku baru menyadari Tuhan lebih mencintai ibuku

Tuhan:
boleh aku meminta?
Aku butuh pelukan ibu saat ini!
Bisa Engaku kirim Ibuku ke sini……….

Batam: 28 Juni 2011
(perempuan berbaju orange di sebelah kanan adalah bidadariku: Banyuwangi 16 Februari 2008)

Tagged

5 thoughts on “DISANA AKU DIPELUK IBUKU

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *