Uncategorized

BINTANG UTARA

: Kali ini saya akan menulis tentang Bintang Utara.


Para Pelaut tidak akan pernah lupa arah kemana ia pulang. Karena ia
berpatokan pada sebuah bintang. Mereka menyebutnya Bintang Utara. Selalu
bersinar walaupun dalam keadaan cuaca yang paling gelap sekalipun.

Itu kamu.

Ini bukan sebuah analogi yang kesekian kali.

Bintang Utara adalah bintang yang terletak di langit sebelah utara. Bintang Utara digunakan
sebagai navigasi oleh penjelajah dalam perjalanan mereka, untuk mencari
arah utara dan menentukan garis lintang bumi. Bintang Utara hanya
terlihat di langit sebelah utara, oleh karena itu tidak dapat digunakan
sebagai navigasi oleh penduduk yang berada di sebelah selatan ekuator.

hei …. bukan kah kita tidak sedang berdiri di sebelah selatan equator?

Ingatkan saya jika salah sayang.

Bintang utara. Satu-satunya bintang konstan di langit yang bisa jadi panduan navigasi alami.

Tiba-tiba saya ingat pesan ibu saya.

“Raa…. jika kamu tersesat di mana pun kamu. Lihatlah langit. Di sana
ada cahaya konstan. Kau bisa gantungkan segalanya. Dia mengajatkan apa
itu setia. Dia akan selalu menjadi kompas bagi rute perjalanan kamu yang
bercabang. Cahaya konstan yang bisa membuat wajahmu bahagia, menemani
kamu menyelesaikan semua msalahmu. Membuat kamu memiliki rasa aman dan
damai. Namanya Bintang Utara.”

“Rumah Tuhan di Bintang Utara Mom?”

“Mungkin…. karena ibu juga belum pernah bertemu dengan Tuhan. Nanti ibu akan tanyakan jika ibu sudah bertemu dengan Tuhan”


Lalu Ibu saya memeluk saya senja itu di Pantai Cacalan. Melihat sunset dan menunjukkan bintang utara.

“Kalau kamu pernah tersesat, bingung mengambil langkah ke mana
sementara navigasi otakmu blank dan ribuan watt cahaya lampu malam
mendistorsi suar penunjukmu, kau tahu ke mana matamu, ke mana kakimu, ke
mana hatimu, ke mana seluruh hidupmu menuju. Kepada Bintang Utara”

Saya mencium lembut pipi Ibu saya. Pipi yang selalu membuat tidru saya nyaman.

Dan semalam ibu saya hadir.

“Hei Raa… apakabarmu”

Ibu saya cantik. Dia duduk ditepi tempat di kamar saya yang bercat hijau”

“Bu ….. adek kangen”

“Kamu sudah bertemu dengan bintang utara De?”

Saya menggelang, “Itu hanya dongen masa kecil kan Bu”

“Tidak Raa… ibu melihatnya. Bintang Utara yang membuat kamu bahagia.
Dia cahaya kamu yang akan menunjukkan kemana araha kamu ‘pulang'”

“Adek kan sudah pulang ?”

“Pulang Raa… ke sebuah kebahagian. Kenyamanan”

Saya tergagap….. dan lupa bahwa pintu jendela kamar saya yang terbuka persis menghadap ke langit.

“Bintang Utara……”, saya menyebut perlahan….”kamu”

Bintang Utara, laut, neptunus, agen……. Semuanya….

“Mulai sekarang Iraa angkat kamu menjadi agen neptunus”

Keep those light up!

Bintang Utara….. iya kamu!

Tagged

1 thought on “BINTANG UTARA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *