Catatan

Balada mimin media sosial dari share hingga lupa geser

Pernah berpikir tidak, siapa dibalik akun-akun media sosial yang bertebaran di media sosial kita? mulai dari akun resmi pemerintahan, perusahaan hingga komunitas. Kalau di Banyuwangi, jujur hampir sebagian besar saya mengenal admin-admin tersebut. Baik kenal nama atau kenal baik atau hanya sekedar tahu

Percayalah dibalik admin media sosial ada sosok yang sok sibuk yang anteng saja di depan handphone atau laptop. “Online terus tapi wa kagak kebaca,” begitu keluh teman. Ada sosok yang tanganya kram karena kebanyakan megang handphone. Ada yang bawa powerbank kemana mana. Ada yang kadang kadang salah posting pake akun yang berbeda. Contonnya adalah mau posting kegiatan komunitas tapi keposting di akun pribadi.

Parahnya lagi kalau megang akun resmi perusahaan atau pemerintah tapi chatingnya masalah pribadi. Dan itu baru nyadar ketika ngobrol udah panjang. Kan dodol banget kalo sudah momen macam itu

Jadi jangan pikir jadi ‘mimin’ sapaan akrab admin media sosial itu gampang dan mudah. Susah bangeeeeet. Belum lagi pertanyaan-pertanyaan ‘usil’ di DM yang mau nggak mau harus di jawab. Bahkan ada DM masuk jam 1 dini hari. Bayangkan kalo tidak di jawab terus dicapture terus di unggah dengan caption yang nggak kece semacam “Adminnya sombong. Sok penting. Tanya gini aja nggak jawab”. Sedih banget kan kalo gitu.

Tapi yang terpenting adalah bahan postingan. Bagaimana pilihan pilihan kata unik yang harus ditulis biar menarik. Foto mana yang layak diunggah. Balesin komen-komen satu per satu dan memilih kata agar tidak menimbulkan konflik. Belum lagi pas jawab lupa pilih akun dan akhirnya komen komen ke ranah pribadi. Dan hal itu gak bisa diselesaikan hanya satu dua menit. Bisa berjam-jam. Ketambahan jika ada kegiatan besar waah ini moment yg berat ketika harus ambil gambar, live Instagram dan buat caption. Sumpah bisa kram lengan tangan dan pegel bagian leher karena kebanyakan nunduk. Ketambahan lagi kalo ngetik caption typo. Kampret momen nih.

Tapi enaknya jadi admin adalah kita bisa stalking media sosial mantan yang sudah blokir akun media sosial kita. Stalking tanpa ketahuan. Ini poin menguntungkan, menyenangkan sekaligus menyakitkan jika tau mantan sudah punya pasangan. *skip

Walupun terkesan mudah, jika ditunjuk menjadi admin media sosial, berpikir panjanglah dulu sebelum mengiyakan. Pikirkan matang-matang. Akan banyak yang dikorbankan, mulai dari waktu sampai pulsa. Apalagi jika pasangannmu tidak bisa menerima kenyataan bahwa dirimu adalah admin media sosial bisa bisa perang Baratayudha setiap hari.

Tulisan ini dibuat sewaras-warasnya dan ingin membenarkan jika Mimin media sosial adalah jodoh yang layak dipertahankan karena dia setia balesin komen komen apalagi balesin pesanmu. Mimin media sosial juga ramah dan suka berbagi.

Share terus terusan, sampai lupa geser kemana-mana.

Jadi mas? Kapan kita jalan jalan. *Eh

Tagged , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *