Uncategorized

APA MIMPI MU?

“Tutup mata mu……dan katakan mimpi mu”
Saya berusaha mengikuti semua apa yg dikatakan orang yang berdiri di depan.
Saya bingung apa mimpi saya. Saya tidak punya mimpi.

“Katakan bahwa saya ingin membeli mobil merk…… rumah …..!”
Bagi saya itu bukan mimpi tapi keinginan.
Akhirnya saya memilih menundukkan kepala. Diam mendengarkan lagu bunda milik potret. Lagu wajib yang diputar setiap acara motivator. Saya menangis…. sederhana.
“Katakan bahwa saya sang juara”, teriaknya.
Dalam hati saya berkata, selama ini saya sudah jadi juara. Saya hening sendiri………
Slide-slide hidup saya seakan terputar kembali. Lahir…… merangkak……berjalan….. berlari….. terbang ……… saya mengalami fase itu.
Lalu sekarang saya di fase mana? Landing turun gunung.
Mereka bertanya, “Apa mimpi mu?”
Saya tergagap dan tersadar dari lamunan saya. “Saya mempunyai ribuan mimpi. Tapi sekarang saya tidak punya mimpi. Saya hanya ingin menyederhanakan mimpi”
Dan saya akhirnya mendapat ceramah panjang dan lebar. Saya diam dan mendongakkan kepala di hadapan suara ceramah itu, “Anda tidak tahu perjalanan hidup saya. Dan apa alasan saya memutuskan tidak bermimpi. Tepatnya menyederhanakan mimpi”. Saya menatapnya lekat-lekat.
Mereka keluar dari gedung ini menjadi seorang juara baru. Tapi saya? Saya hanyalah perempuan biasa yang kalah karena tidak punya mimpi.
“Mimpi mu apa”
“Mimpiku bla…..bla….bla…..”
Itu tahun-tahun lalu. Dan kamu pergi membawa ribuan mimpi yang saya titipkan ke kamu.
Catatan dalam sebuah gedung PGRI
Published with Blogger-droid v2.0.9
Tagged

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *